Tetanggaku Ditemukan Tewas

Hari sabtu kemarin, aku mbaca-baca buku di kamar kost, sekalian nunggu Yani salah satu temennya temen kostku yang lama (Ina adekknya kak Rudi) yang aku “kenalkan” ama temanku (yang udah 8 tahun ga ketemu) yang lagi kerja di Papua. Memang aku niat banget jadi comblang, biar tahu status ter update dari komunikasi mereka hehehehe….

Ni pertemuan kami ke-dua setelah kenal di ultahnya kak Rudi di bulan Maret dulu. Aku dari pertama kali lihat dah tau ni kalau anaknya baik cieeehhh dah kayak mama Lauren aja ni ndah😛 dan si kawan yang di Papua itupun tetep rajin nelpon aku minta dicariin seseorang yang bisa dikenalin ama dia, yahhh Yani inilah yang jadi pilihan. Feelingku sih mereka cocok, dan entar November si temen dari Papua mau ke Jakarta.

Ok… apa hubungannya nih ama judulnya???

Setelah njemput Yani di depan jalan menuju kost, ternyata Yani dah makan, dan aku minta temenin makan bakmi dekat kostku, itu kira-kira jam dua atau setengah tiga.

“Duh Yan, kayaknya tutup deh…” kataku, karna biasanya terlihat dari kostku banyak motor parkir di depan jualan bakmi itu, sedangkan kemarin sepi. Ehh ternyata buka.

Pagi ini baru aku tahu kenapa sepi. Coba baca berita ini. tertera siang itu juga khan penemuan mayat di jalan kramat kwitang 1 H, yang ga salah lagi itu jalan kostku sekarang.

Enggak heranlah tu tempat bakmi sepi, wong pas di depan jualan bakmi adalah rumah yang ditemukan mayat itu. Sebelum aku makan bakmi itu, kata mbak kost si situ rame polisi dan wartawan.

Siapa yang masih selera makan bakmi? barusan ditemukan mayat di seberang jualan bakmi itu.

Hidungmu kemana sih ndahhhh??? kok ga ncium bau bangkai. Padahal mayat yang ditemukan udah banyak belatungnya. Info dari si mbak jaga kostku.

Sewaktu makan bakmi itu ditemenin Yani, aku sama sekali ga cium bau bangkai, malah sor kali cerita ama Yani. Indah Geblek…….

Oh ya… aku baru pindah ke kost ini, baru abis lebaran tadi, ga jauh dari kost lama sihh. yahhh cari kost2an yang ga pake AC tapi ada parkir mobilnya. Sesuatu yang agak mustahil di dunia jagad perkostan di jakarta ini.

Bener aja orang bawa mobil, masih cari kost ga ber-AC, kayak2 enggak mungkin. Tapi aku beli mobil juga bukan karena suatu yang berlebih di aku, jadi pengeluaran bulanan tidak boleh menambah banyak dari sebelum punya mobil. Sedangkan kost ber AC, dan punya parkir mobil di Jakarta, itu harganya rata-rata dua juta ke atas.

Bagiku, pendapatan naik 20% pengeluaran hanya boleh naik paling besar 10%. Kapan nabungnya kalau gaji nambah, gaya hidup naik melebihi kenaikan gaji😛

Tapi mamiku bilang tetap didoakan, masa Tuhan kasih mobilnya tapi ga kasih tempatnya.

Dan lagi dan lagi aku rasakan Tuhan itu baik banget sama aku. Aku dapat kost tanpa AC, tapi ada garasi mobil, malah cukup untuk 3 mobil, kamarnya luas lebih dari 5 x 5 m, seumur hidup belum pernah punya kamar seluas ini. Maklumlah ya aku berasa dari keluarga yang biasa2 aja, ga pernah merasakan kamar yang punya kamar mandi sendiri dengan luas tak pernah lebih dari 3 X 4 m. Btw mobilnya juga belum keluar kok masih indent, tapi ga papalah persiapan dulu cari kost yang punya tempat parkir😛

Nah cukup cerita kost barunya…. heehehehehheheee…

Pagi ini jam 9nan aku sama si abang pingin sarapan di bakmi yang terkenal enak itu. Yah ternyata dia tutup. Dan aku mencium bau bangkai yang bau banget. Dan lihat di depan jualan bakmi, beberapa orang bersihin halaman rumah yang selama ini aku kira kosong, dan ada police line warna kuning.

Jangan-jangan…..kupikir. Yang kuingat berita ditemukan seorang nenek tua di daerah Menteng ditemukan tewas. Dari situlah baru aku tanya si mbak kostku, dan dia cerita.

Mayat ditemukan penuh belatung, perutnya bengkak, mukanya hitam. Malah kata mbak kost belatungnya da gemuk-gemukkk.

Seorang laki-laki tua bujang 74 tahun, yah hampir sama seperti wanita tua di menteng itu yahhh…

Sama -sama lajang, tidak berkeluarga sampai umur mereka lanjut.

Sedih rasanya… diperkirakan meninggal sedari lebaran kemarin. Sewaktu semua orang bersilahturahmi, tak ada saudara yang mengingat kakek ini, mungkin terpeleset sehabis mandi, posisinya terjengkang dan telanjang.

Terlupakan, terabai, tak ada yang mengingat….. sesuatu yang ga kebayang gimana rasanya..

Kita masih sangat bersyukur masih banyak orang yang perhatian, orang-orang yang sayang kita. Tapi masih saja sering ndumel tidak puas dengan hidup ini.

Gimana dengan Bapak tua tetanggaku yang ditemukan tewas itu, dan juga seperti nenek tua di Menteng itu????

Malulah kita ini yang masih sering tidak puas dengan hidupnya…

15 thoughts on “Tetanggaku Ditemukan Tewas

  1. Kasihan jg ya … saudara-saudaranya emang sama sekali tidak ada yang tahu .. yang muda perhatiannya dong !
    http://www.asephd.co.cc

    ada yang berkunjung ke rumahnya saat lebaran tapi mengira tidak ada orang, dikirain almarhum pergi ke rumah saudara yang lain

  2. Kasian yah tu aki2, tapi kali dia seneng krn udah ga harus mikirin hidup di dunia lagi, apalagi di Indo yg lagi serba susah gini😀

    BTW kos ngga pake AC itu otomatis lo ga bakal masuk angin, soalnya disauna terus, otomatis menjaga badan teteuuup langsing.. seru kan?😀

    yahh mungkin dia sudah tenang di sana

    ga masuk angin g setuju bukkkk… tapi bikin tetep langsing? tidak terbukti dengan dengan diriku ini hehehhe

  3. sory to hear thats..
    yang pasti miris banged,pada kemana seeh anak cucuna,tega banged…

    Almarhum ga punya cucu, cuma saudara saja, karena khan masih bujang, tapi ya tetap aja miris yahhh
    😦

  4. duhh serem amat say?..kalo gw sih bisa minta pindah rumah deh, gue nih penakut kelas berat hehehe

    ceritanya sih serem, tapi aku selagi tidak ditemukan di kostku ga gitu masalah
    😀

  5. betul ndah…..kita harus bs mensyukuri nikmat Tuhan
    musibah yang menimpa kakek malang itu
    patut dijadikan pelajaran
    agar kita lebih sering melihat ke ‘bawah’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s