Love What You Do, Do What You Love

Sedikit sharing soal kerjaan boleh lah ya….. (boleh ndahhhh…..)

Aku ngerasa beruntung banget bisa kerja di tempat aku kerja sekarang, bukan dalam segi materi tapi lebih karena mendapatkan pekerjaan yang menurutku aku banget.

Mungkin temanku nanya ga capek ndah tiap hari jalan keluar kantor? wah kalo ditanya gitu, aku rasa badanku sakit kalo jam dua siang masih duduk di meja kerja.

Kalo lagi semangat abieezzz dalam satu hari aku bisa mengeluarkan ilmu sapu jagad mall. Yah bisa satu hari aku jalan dari kantor di daerah senen sampe di Poins Square, trus ke PIM 1, trus ke Blok M mall, Senayan City, dan Ratu Plaza. Buzzzz dalam satu hari. Indah kerjaanmu apa sih? kerjaanku itu ngiderin retail, bikin maju retailnya salah satu produk printer laser. Harus lihat pasar, lihat promo berjalan lancar, memastikan front liner ngerti produkku bikin hepi tu store manager, bermanis-manis ria biar display produkku ok punya di outletnya.

Ohh aku belum pernah sharing gimana aku dapat kerjaan ini. Aku apply lewat internet trus dipanggil interview, agak2 sebal dan patah arang di interview pertama karena yang interview ato yang sekarang bosku bilang kalo sebenarnya mereka prefer rekrut yang berasal dari etnis tertentu ( you know what i mean…). Kesel bener kesel, padahal udah bolos kerja.

Tidak ada harapan dan memang tidak berharap, konsentrasi saja dengan kerjaanku waktu itu, pas pula sibuk ada tender, dan aku harus tugas ke Banda Aceh.

Sewaktu di atas becak mesin Aceh, aku ditelpon untuk interview lagi, maklum di atas becak mesin/ motor bising banget, kirain panggilan dari perusahaan lain yang lagi dalam proses juga. Sampai di Jakarta ditelpon lagi baru tahu deh kalo itu dari tempat kerja aku sekarang. Agak terkejut karena sama sekali ga ngarep, tiga bulan bokkkk ga ada kabar, trus katanya juga dulu prefer etnis lain.

Ternyata interview kali ini langsung dengan bos dari SG yang khusus datang untuk interview, dan dari pilihan waktu interview sepertinya padat ato calonnya lumayan banyak. Berharap banyak??? pasrah jawabanku.

Gimana enggak, bahasa Inggrisnya anak muda ini khan pas-pasan terakhir kursus jaman SMA dulu. Dan latar belakang pendidikan Fisika choyyyy ga ada nyambung-nyambungnya sama retail IT.

Kenapa pasrah ato nothing to lose lah :

  1. Bukan dari etnis itu
  2. Latar belakang pendidikan ga nyambung
  3. Bahasa Inggrisku cuma hajar blehhhh doank (modal berani)

Tapi dengan PDnya, ditanya kelebihanku aku malah tanya ke si Jefry (bos SG) kalo kebayang lulusan Fisika apa yang ada dibenaknya? tapi dia ga jawab, lalu kubilang “mungkin kebayang seorang “nerd” tidak gaul, tapi saya tidak, saya gaul dan bla..bla..bla… tapi pastinya dengan latar belakang tersebut saya orangnya selalu pakai logika atawa cerdas” Behhhhhhh ni cewek PEDEHHH abiieeezzzzzzz toh nothing to lose ya bokkkk keluarin aja kecap nomer satu.. hahahhahahhahahah😛

Lama juga interviewnya, diberikan beberapa kasus dan aku harus bertindak gimana dalam kasus itu. Tapi memang benar2 anugrah yah… semua yang aku jawab ternyata setelah masuk itu materi training. Dan kuliahku kan sama sekali ga ada belajar itu. Benar benar anugerah……..

Dengan segala kekuranganku, bahasa inggris pas2an itu, tapi aku diterima. Ahh ternyata si Jefry ngerti bahasa Inggris versi hajar blehhhhhh……😀

Karena aku berasal dari keluarga sederhana, ga punya passport atawa ga pernah ke luar negeri madsudnya😛 di kerjaan ini juga pertama kali bisa ke luar negeri, walaupun hanya negara tetangga, tapi seneng abieezz euuyyyy, seru abiezz juga soale perginya sendiri, nyari gedung kantorku di sana jg sendiri, rasanya kayak gimana gitu.. single female traveller halllllaaahhhhhh😛

Btw guys I love Singapore, why???? Kemanapun aku jalan pasti orang yang ngobrol sama aku bilang aku cantik… uuhhuuyyyyy. Padahal cantik kayak aku di Indonesia raya ini turah turah yahhh keekkekekekkee

Dikerjaan ini aku punya kesempatan punya teman dari beberapa negara, yang deket sama aku suka bergossip ria adalah Joanna, dia di FX Phil. Mungkin karena banyak kesamaan, hobi nyerocos sampe nggossipin korupsi yang di negaranya ga jauh2 beda hebohnya sama di negara kita. Dan tentunya Inggrisnya jelas dan gampang aku ngerti dari pada Singlish. Ya iyalah kalo ga saling ngerti ngossipnya ga enak kali yaaaaa….

Aku suka kerjaanku sekarang, walopun temenku ngetawain karena aku salah nego gaji kata mereka. Ga ada orang gajinya segitu kalo kerja di principal. TApi ga papalah..

Trus apa obsesiku? yah bikin retail produkku ini makin makjossss, bikin tu kompetitor ketar-ketir hehehhehe, hatiku di sini dan aku percaya itu bisa.

Sedikit bocoran (mudah2an bosku ga nemuin blogku ini) sewaktu 2 hari pertama aku kerja aku dipanggil HP, duuuhhh padahal aku baru masuk, tapi HP??? tempting…. beberapa bulan kemudian dipanggil interview, 6 bulan kayaknya. Tapi sayang produk yang akan kupegang nanti di sana ga sesuai di hatiku. Tapi aku puas juga bisa debat damai sama bosnya yang orang India itu, dan terakhir dia bertanya mana yang aku pilih Fuji Xerox ato HP? aku bilang ternyata hati saya masih di FX ini.

Aku percaya waktu melakukan sesuatu itu karena kita cintai hasil pasti berbeda sewaktu dilakukan terpaksa, aku optimis, dan masih terus belajar untuk menjadi seorang ahli di bidangku ini. Cieehhhhhh gayanya … ngarep boleh dunkkk…

Aku pingin bisa mengerti benar-benar pasar IT, dan itu belajarnya ga sama kayak belajar kalkulus, ato Fisika Inti. Butuh waktu lebih lama, apalagi aku pingin ngerti pasar IT seantero Indonesia raya ini, yang jelas-jelas tiap daerah beda-beda. Setelah aku menjadi seorang expert natinya pastilah kalo orang mo bajak harganya lebih mahal😛

Tapi aku sih masih pingin di sini, kami cuma bertiga staff di Indo. Berharap performance Indo bagus, pastinya nambah dunk staffnya dan berharaplah aku bisa di posisi yang lebih bagus. Amiennn..

Sampai sekarang masih tetap belajar, termasuk bahasa Inggris, capek bokk kalo conference call, beh kuras otak biar ngerti tuh ngomong apa, apalagi kalo suaranya ga jelas.

Tapi itu buat aku tetap humble kali yahh.. inget ndah kalo dapat kerja ini bener2 karena anugrah Tuhan… bukan situnya pinter, situnya jago Inggris.. sama sekali enggak.

Seperti bejana kosong, kosonglah maka bisa diisi, begitu juga kita kalo udah merasa pinter entar ga bisa “diisi” lagi.

Cintai setiap apa yang dikerjakan, itu membuat semuanya terasa ringan. Lakukanlah apa yang kau suka, itu akan membuat hidupmu semakin berwarna.

Yahh Indah sok wise dikit bolehlah yahhh…..😉

10 thoughts on “Love What You Do, Do What You Love

  1. @itik kecil
    iya mbak, biar ga bosen harus dinikmati
    @Novi
    masa sih mbak?
    @kishandono
    suatu keberhasilan bila bisa mencintai pekerjaan kita
    @Goop
    salaman dunk paman😛
    @Therry
    thanks dear🙂
    surely you can, btw reading your blog is inspiring me to improve my english…

  2. “Seperti bejana kosong, kosonglah maka bisa diisi”
    Sungguh indah kata2nya …:D

    Bagaikan sebuah Bejana yg siap akan dibentuk😉

  3. @manik
    yups you are right dude…;)
    @finally woken
    hai mbak…., saya percaya saya bisa.
    btw mbaca blognya mbak bikin saya semangat kalo saya juga bisa berhasil🙂
    @mantan kyai
    Iyah… tapi namanya kerjaan itu seperti jodoh juga, kalo memang udah untuk kita ga akan lari kemana…..^_*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s