“0” dan “100”

Melewati tahun 2007, sedikit merenung apa saja yang sudah kulewati selama satu tahun.

Yang terlintas hanyalah anugrah, anugrah, dan anugrah…

Semuanya dari Tuhan, bukan karena hebatku, tak ada yang bisa dibanggakan karena semua milik Tuhan.

Seperti pembicaraan dengan seorang sahabat, tak ada yang bisa manusia sombongkan.

Kau pintar, jago segala ilmu berhitung, melahap kalkulus layaknya itu hanya penambahan dan pengurangan, tak ada alasan sombong bos, Kecelakaan bisa membuatmu geger otak jangankan kalkulus menyebut namamu pun kau bisa lupa.

Kau cantik, santai saja kawan, ga ada yang perlu disombongkan, tau kan kejadian wanita yang disiram air keras ke wajahnya, bisa saja terjadi kapan saja padamu, tidak ada yang bisa duga. Jangankan dipuji cantik, kau pun tak sanggup melihat wajahmu di cermin.

Badan bagus, tinggi semampai, biasa aja deh…, aku pernah kenal seseorang karena mengidap penyakit, badannya jadi gemuk tak bisa kurus karena harus mengkonsumsi obat yang mengharuskan dirinya menerima efek obat tersebut.

Karir bagus, gaji ok, bisa membeli apa saja yang kau inginkan. Jangan bikin dagu naik ke atas. Hanya sepetikan jari itu bisa saja hilang, tidak tau apa yang terjadi di perusahaanmu keesokan harinya.

Kalau kamu punya itu semua, tidak ada yang perlu di sombongkan, itu semua dari Tuhan.

Kita ada hanyalah karena anugrah, membuat aku menyadari bahwa Indah “0” dan Tuhan Yesus “100”. Semuanya itu dari Dia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s