Krisis Percaya Diri

Patah hati atau ditinggal pacar bisa membuat wanita menjadi krisis percaya diri. Lebih parah bisa menganggap dirinya ga berharga, ditinggal begitu aja seperti ga ada artinya.

Sabtu kemarin kami anak smansa 99 dan ada beberapa teman yang dekat anak smansa 99 ngumpul, aku berhasil mengumpulkan 16 orang, prestasi paling bagus untuk mengumpulkan mereka yang lumayan susah untuk dikumpulkan. Mulai info di milist, sms, telponin lagi satu persatu, post bulletin di FS, dan pas hari H mastiin satu persatu lagi. Tapi setelah ngumpul ribetnya ngumpulin mereka jadi terlupakan.

Janjinya ngumpul jam 3 tapi pada ngaret. Mulai dari makan bareng, latihan nyanyi di inul vista Plangi, pindah ke EX mau nonton tapi batal ga dapat tiket, makan icecream di Gelare Plaza Indonesia sampe gelarenya tutup, trus nongkrong lagi di Menteng makan sate padang.

Pulang ke Depok ke kost Oboth sampe sana udah jam 4 pagi, bukannya tidur, ndengerin Obtoh curhat dan cecakak-cekikik sampe matahari sudah nongol. Obothpun ngajakin turun ke bawah n berenang. Tapi aku ga mau soale mulai rabu ini ada pameran besar Indocomtech, harus jaga stamina. Udah ga tidur trus mau berenang pula. Akupun milih nemenin Oboth dari pinggir kolam.

Oboth cuma nyemplung ke kolam tapi tetap aja ngobrol. Sampe satu topic yang bikin aku tertegun. “Cha, jangan-jangan ga ada laki2 mau sama kita ya…” , “ah, jangan gitu kau Both, seram kalipun kau bikin..” sahutku.

“Khan kita butuh instropeksi juga, kenapa pria masa lalu itu meninggalkan kita, jangan memang ada yang aneh sama kita” Oboth jawab bikin suasana tambah seram.

Aku terdiam, tapi teringat kak Icus pernah bilang, entar yang ndapatain aku itu pasti beruntung banget. Tapi khan kak Icus itu orangnya baik, apa ngomong gitu biar nyenengin hatiku doank. Huh Oboth kok bisa kepikiran gitu sih…

Oboth pun mengusulkan untuk aku menanyakan kepada teman2 cowok kami, seandainya mereka menjadi pria di luar sana, mereka mau ga sama cewek model kayak aku n Oboth.. Oboth ga berani nanya, minta aku yang nanya ke temen2.

Yah aku juga ga berani nanya gitu ke semua teman2 cowok, dikira pula nanti yang lain2. Kalau sama Maro n win beranilah aku.🙂

Dari Depok, aku langsung gereja, trus nemenin kakak dan keponakan ke Ambasador mall belanja, n aku diantar pulang ke kost. Sampe kost beres2 dan langsung nelpon Win, basa basi dululah ketawa ketiwi, baru nanya ke Win. Aku tanya gitu Win perlu beberapa detik tediam untuk memulai jawabannya. Maybe ma question was a lilbit shocking.

Dengan serius dan panjang lebar Win menjelaskan, yang pasti jawabannya membuat hati adem ayem tentrem. 😀

Abis itu tanya ke Maro, Maro ga perlu waktu panjang untuk menjawab, dengan cara bahasa yang berbeda Maro meneguhkan apa yang dibilang Win tadi.

So Oboth darling….there is nothing to worry,just need more patient, then we will meet that lucky men who will ask that magical question “would you marry me?” hehehehhehehhe

One thought on “Krisis Percaya Diri

  1. halah ….halah……
    2008 still 1,5 months to go…..caio ndah, jangan menyerah and keep lookin, hue he he….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s