Mimpi tak Kesampaian

Hari ini di kompas halaman pertama terpampang gambar Red Arrows, tim akrobatik angkatan udara Inggris yang sedang melakukan atraksi di udara.

Entah kenapa aku suka pesawat tempur, sampai pernah bercita-cita jadi pilot.

Pingin rasanya merasakan pesawat tempur. Mungkin karena aku seorang speed freak, ingin rasanya merasakan kecepatan pesawat tempur di udara. Walaupun mimpi itu belum kesampaian aku selalu menikmati saat2 take off, merasakan kecepatan pesawat saat tinggal landas. Seperti ada sensasi tersendiri. Kalo mimpi ini aku masih berharap suatu waktu bisa tercapai.

Mimpi lainnya, sewaktu SD di Rantau Prapat aku dapat kesempatan les piano gratis di bulan pertama, untuk beberapa anak berprestasi di sekolah, dan aku hanya sendirian murid yang “berwarna” yang lain keturunan tionghoa. Gurunya datang setiap sabtu dari Medan. Tapi sayang sewaktu aku pindah ke Medan aku tidak melanjutkan les, mungkin karena papi ga sanggup membelikan piano.

Sampai aku SMA, melihati piano masih ada rasa kecewa, karena dulupun di kelas les aku anak kesayangan guru les, karena paling rajin. Sayang sekali karena papi ga bisa beliin aku piano.

Kekecewaanku membuat aku bertekad anakku nanti aku harus sanggup membelikan dia piano, kalo perlu grand piano sekalian. Piano akan menjadi suatu yang wajib, dan Indah junior bisa memilih satu alat musik tambahan yang ingin dia kuasai selain piano.

Tapi sekarang kalo sabtu aku sangat menikmati keponakanku Michelle berlatih piano, dia sangat suka bermain piano. Kalo disuruh belajar, dia akan memilih sebentar main piano baru masuk kamar dan belajar.

Kalo mimpi bisa memainkan piano kayaknya ga mungkin lagi kesampaian, sepertinya nanti akan diteruskan oleh generasiku berikutnya.

One thought on “Mimpi tak Kesampaian

  1. Bang. Salam kenal ya.
    Saya ini masih SMP , ayah saya pengen saya bisa maen piano. Tapi bingung tempat lesnya dmana.. Boleh kasih tau gak dimana tempat les piani di rantauprapat????
    Kalo ada info. Email saya di ibnusulaiman1@gmail.com

    @ibnu
    Zaman dulu gurunya datang dari medan.. Ga tau kalo skrg sdh ada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s