Kirain Hilang

Jam setengah delapan malam aku baru mau pulang dari Dusit M2. Naik taxi langsung merogoh tas nyari HP untuk hubungi sister Laura, mau ngasih tau aku ga keburu untuk ikut komsel.

Semua isi tas udah aku keluarkan, Hpku ga nemu juga. Aku bilang ke supir taxi “Pak HP saya hilang, nanti kalo lewati wartel berhenti sebentar ya..”

Singgah di wartel aku coba telpon ke nomer Halo. Masih aktif tapi ga dijawab. Ngelanjutin perjalanan sampe di kost. Aku pinjam Hpnya kak Devi untuk blokir nomerku.

Aku capek banget, seharian mempersiapkan sosialisasi promo untuk bulan September, ditambah lagi hari ini hari pertama “dapet” arrgghhhh… Badan ga enak, tapi harus ketemu orang tersenyum, n berusaha ngobrol enak.

Terakhir ngobrol sama salah satu MD sampe jam 7an, baru deh pulang, dan baru disadari waktu di taxi HP ga ada di tasku.

Sebelum tidur aku merenung, berusaha mengingat apa HP-ku tertinggal di salah satu toko mangga dua, terjatuh ato diambil orang dari tasku.

Apalagi hilangnya satu tempat HP, berarti nomer esia dan nomer Halo. Kalo Esia ga terlalu masalah, paling phonebooknya Cuma 20an, tapi yang di  Halo sampe 600san nomer. Hiks….

Beli HP baru berarti pengeluaran tak terduga.

Aku berpikir pelajaran apa yang bisa aku dapatkan, Tuhan pasti mau ajarkan sesuatu hal. Walaupun sempat terbersit dipikiran untuk skip memberi perpuluhan, karena harus mengganti HP 2 sekaligus.

Aku teringat reff sebuah lagu, yang 2 hari terakhir aku nyanyiin pagi hari sebelum doa;
Walau seribu rebah di sisiku
Kau tetaplah Allah penolongku
Walau sepuluh ribu rebah di kananku
Takkan ku goyah Sbab Yesus sertaku

Ini baru cobaan HP hilang udah mau undur, dan ga setia di perpuluhan. Apa artinya pagi2 memuji Tuhan, berdoa dan baca Firman. Baru gitu aja memble…

Kalo mau beli HP lagi, bukan haknya Tuhan diambil dengan skip perpuluhan, kenapa ga ambil dari tabungan saja, huh…dasar Indah pelit.. hehehhehe

Iyalah.. Tuhan mungkin mau ajarkan tentang kesetian seperti lagu yang beberapa hari ini aku nyanyiin. Walaupun keadaan ga enak, tapi tetap percaya Yesus tetaplah penolong yang setia, Aku ga akan goyah karena tau Yesus selalu bersamaku.

Akupun tidur, merelakan kedua Hpku itu.

Pagi2nya sampai di kantor, temanku Melinda bilang kalo Hpku tinggal di Mangga dua di Toko Bhinneka.com, dan sekarang ada di Santoso salah satu orang distributor kami.
Kalo tinggal di toko lain pasti sudah lewat deh, berhubung Bhinneka adalah tempat aku kerja pertama kali, n yang aku temuin juga temenku dulu di sana. Lihat Hpku tinggal dia simpenin.

Ternyata Santoso call ke Hpku dan Bhinneka yang angkat n mbilangin ke Santoso kalo Hpku tertinggal di tempatnya.

Bertepatan sekali Santoso ternyata mau ke Mangga dua juga, dia singgah ke Bhinneka n menyempatkan mengambil Hpku.

Tadi dah telpon Santoso n katanya entar malam Santoso sekalian pulang singgah ke kostku untuk nganterin tuh HP.

Thanksss God Hpku ga jadi hilang.. n Ampun ya Tuhan sempat kepikiran mau skip memberi perpuluhan😉

One thought on “Kirain Hilang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s