…..Cuma ini…….

Saya kecewa dengan agent dan manager agent Prudential

Posted by: Indah Sitepu on: February 10, 2009

Sebuah email panjang yang saya kirimkan ke customer service prudential

Dear Prudential,
Saya akan memaparkan kekecewaan saya terhadap agent dan manager agent prudential;
  1. Sewaktu saya di rawat di rumah sakit, saya tanya ke agent via telpon butuh dokumen apa saja, atau form yang perlu dari rumah sakit, anehnya agent tersebut menanyakan apakah saya online dan bisa ngeprint, padahal saya terbaring opname di rumah sakit. Untuk sekedar informasi jarak tempat agent itu bekerja dengan Rumah sakit tempat saya dirawat tidak sampai 10 menit, Dia di kramat Raya dan saya di Salemba Tengah, sewajarnya agent yang normal membantu saya untuk dokumen-dokumen tersebut, apalagi ini kali pertama saya dirawat di RS.
  2. Saya telpon kembali, apa saja yang dibutuhkan, dia malah menjawab sudah diemail, dan saya bertanya apa bisa diurus setelah keluar dari rumah sakit, katanya bisa. Tapi saya tetap minta di sms biar saya bisa langsung mengurusnya di rumah sakit tidak perlu bolak balik, ternyata dia tidak tahu isi email yang dikirimnya karena hanya memforward saja (mungkin email dari managernya). Katanya harus buka email tersebut dulu.Terlihat sekali agent saya tidak peduli.
  3. Agen tersebut sms ke saya dan dokumen terakhir yang dibutuhkan adalah kwitansi asli
  4. Saya heran, kok kwitansi asli, janji yang diberikannya sewaktu saya dulu mau ikut prudential adalah, saya bisa double claim, itu benefit dari asuransi ini, memang saya dapat ganti penuh dari kantor tapi saya merasa tertipu di sini.
  5. Si agent pun bilang akan cek dulu, ternyata dia silap, kalau produk yang dikasih ke saya adalah pruHS bukan Prumed yang bisa double claim.
  6. Saya sangat kecewa, segampang itu bilang silap, sedangkan membayar premi 6 juta tiap tahun dam sekaligus itu bukan uang kecil buat saya yang cuma pegawai biasa, saya mau tetap bisa diclaim jelas saya pada agent tersebut
  7. Agent pun bilang ke saya PruHs tidak bisa double claim, Diapun menawarkan mengganti dengan uang pribadinya dan dia menyebutkan angka dua juta, karena sayapun belum tahu berapa tagihan rumah sakit, saya bilang prudential yang tanggung bukan dia, tapi dia tetap bersikeras mengganti dengan uangnya, katanya ini kesalahannya dan seperti orang berbisnis dia akan tanggung jawab akan kesalahannya.
  8. Saya menutup telpon, dan saya bingung, saya menanyakan kepada teman dimana sama-sama ditawarkan produk ini dulu oleh agent tsbt, kata teman saya kamu dirugikan oleh kelalaian dia, kalau dia mau tanggung jawab ya terima saja tawarannya
  9. Sayapun sms no rekening saya, dan uang itupun langsung ditransfernya, dan dia sms meminta dokumen yang saya dapat dari rS.
  10. Setelah saya masuk kantor berikut email saya dan balasan email darinya, yang sedikit membingungkan saya dengan sikap agent saya ini.
============================================QUOTE=====================================================================
From: Sitepu, Indah (FXPC IDN)
Sent: Monday, February 09, 2009 10:26 AM
To: ‘Rensyana Sitanggang’
Cc: rita_excellent@yahoo.co.id
Subject: RE: Dokumen RS

Dear Rency,
untuk yang asli sudah tidak ada di saya lagi.
Win- win solution, bukankah yang terjadi kemarin adalah solusi dari Rensy. (bukan saya yang minta,REncy bilang itu sudah resiko Rensy)
Please jangan buat saya bingung, maunya seperti apa
Karena dari Rensylah solusi itu datang…
Kenapa belakangan baru kesannya menyesal..
Saya cuma bisa bantu dokumen itu ya Ren, karena itu yang ada di saya
Dan saya ga mau mikir lagi soal di Rumah sakit kemarin
saya sudah cukup kecewa
Terima kasih untuk bantuannya..
Regards,
Indah Sitepu


From: Rensyana Sitanggang [mailto:rensyana@yahoo.com]
Sent: Monday, February 09, 2009 10:16 AM
To: Sitepu, Indah (FXPC IDN)
Cc: rita_excellent@yahoo.co.id
Subject: Re: Dokumen RS

Dear Indah,
Prudential sebagai perusahaan asuransi membantu nasabahnya untuk merencanakan keuangan di masa depan dan untuk mengalihkan kerugian akibat kematian atau kesehatan yang tidak baik. Saya sebagai agent Pru yang berusaha membantu kamu sebagai nasabah, terkait sakit kamu kemarin, memohon supaya kamu mau saya bantu klaimkan PruHos sebagai bentuk lu manfaatin asuransi Prudential yang udah lu bayar selama 2 tahun ini. Toh, plafon kamu di kantor bisa tetep utuh. Plafon tersebut bisa dipakai kalo2 tahun ini (amit2 tapinya), lu sakit lagi.

Sorry banget atas kesalahan gw ngasih informasi yang kurang tepat ama elu ttg PruHS yang tyt ga bisa double klaim, tapi bisanya bayar kelebihan biaya, itupun dengan kuitansi asli. Nah, tanggungjawab gw sbg agen, gmn kalo gw urusin aja klaim PruHos lu? Setelah klaim PruHos terbayarkan, aku urusin pengubahan menjadi PruMed yang bisa double klaim.

Semoga lu bisa mengerti ama pendapat gw ini. Maklum, komisi yg gw dapet jg ga sebanyak 2jt ini. Mohon pengertiannya atas saran yang menurut gw cukup win-win solution ini.
Thanks a lot.
Rensy


From: “Sitepu, Indah (FXPC IDN)” <Indah.Sitepu@fujixerox.com>
To: “rensyana@yahoo.com” <rensyana@yahoo.com>
Cc: “rita_excellent@yahoo.co.id” <rita_excellent@yahoo.co.id>
Sent: Monday, February 9, 2009 9:39:18 AM
Subject: Dokumen RS

Dear Rensy,
Terlampir dokumen yang aku dapat dari RS.
Thanks
Regards,
Indah Sitepu
======================================UNQUOTE============================================================================Hari 11. pertama saya masuk kerja dan saya harus meeting keluar kantor, dengan keadaan hati dongkol terhadap agent ini, sorenya si manager telpon, jujur saya masih kesal, dan saya juga masih di tengah meeting, dan saya bilang saya lagi meeting dan tidak mau berbicara, tapi manager terus bicara, dan sayapun langsung menutup telponnya.

12. Saya tidak mau memperpanjang urusan ini sebelumnya sampai saya saya menerima sms yang sangat menyakiti hati saya dari manager agent tersebut.

Maaf atas kelancangan saya, tapi saya rasa kita perlu ketemu dan bicara karena ini menyangkut dengan agent saya, dan saya berhak melindungi dia dari orang seperti anda, dan saya menilai anda adalah orang yang sgt tidak punya hati, anda sudah tahu itu adalah uang teman anda, dan masih mau anda ambil. Jika diubah ke prumed-pun anda tidak akan dapat jumlah tersebut, apakah anda mau mencari keuntungan pribadi, Dengan menerima telpon anda tadi sungguh sangat tidak beretika, besok akan saya telpon kembali. Terima kasih.

Saya balas : Maaf ya buk, sy yg korban di sini, kemana agent ibu sewaktu sy di rs?

Kalau anda mau pertanggung jawaban seharusnya sejumlah prumed aja yang anda terima, kalau anda mau berbesar hati harusnya jumlah prumed, tidak boleh ambil hak orang lain, kalau mau hak anda yang bisa anda dapat adalah prumed.

Saya balas : Yang memberi solusi adlah Rency, bukan saya yang minta ke dia, coba tny Rency, Tolong train agent anda dengan baik, bukan sekedar mengatakan silap.

13. Saya shock mendapat sms seperti itu, jujur saya tidak tahu berapa yang saya dapat kalau pruHS atau Prumed, apa lebih dari 2jt atau kurang, jadi saya ga tau akan untung atau rugi, saya cuma sudah kecewa dengan agent saya dan berencana minggu ini mengurus sendiri perubahan ke Prumed, sampai pada sms ini yang saya rasa kelewatan. Saya yang ditelantarkan, saya yang tidak mendapatkan informasi dengan jelas, tapi saya mendapatkan perlakuan seperti ini.

14. Secara finansial saya tidak rugi, karena semua ditanggung kantor, cuma saya merasa kecewa saja dengan kelalain dan sikap agent seperti itu, plus yang sudah kelewat batas adalah sms dari managernya.

Berikut informasi saya :

No polis                               : -
Tertanggung                         : Indah Rosa Sitepu
Agent prudential                  : Rensyana Sitanggang
Manager Agent  prudential  : Rita Yunita

14. Yang ingin saya lakukan saat ini adalah mengembalikan 2 jt yang sudah ditranser oleh agent tersebut, dan saya akan meminta mengubah agent saya, saya tidak mau berurusan lagi dengan agent atau manager agent tersebut.

Prudential tidaklah asuransi yang jelek, hanya ketidakberuntungan saya saja harus berurusan dengan agent dan manager agent seperti Rensy dan Ibu Rita
Semoga prudential bisa memberikan training ataupun standar bagaimana menghadapi nasabahnya.
Semoga sukses selalu untuk Prudential….!!!!!
Salam,
Indah Sitepu

Aku sedih banget dengan sms managernya itu, belum pernah ada orang sekasar itu berperilaku samaku. perlu menenangkan diri beberapa menit dan aku berdoa di mobil sebelum aku balik dari Kebon Jeruk ke daeranh Kwitang, aku ga mau nyetir tapi emosi kacau.

Padahal kemarin aku sudah membuat draft posting tentang film bagus yang aku tonton, dan melupakan kekecewaanku terhapan agent asuransi tersebut, sampai dengan sms yang sangat menyakiti itu, aku rasa sudah kelewatan.

33 Responses to "Saya kecewa dengan agent dan manager agent Prudential"

weleh weleh.. ngajak berantem itu mbak … cup cup cup … sabar yah …

masukin surat pembaca Ndah…. semoga cepat beres urusannya..

selalu be9itu,ketika pertama kali menawrkan dirayu abis abisan& kata kata manis,9iliran ada masalah lepas tan9an..

uu99hhtt..menyebalkan..

* ikutan kesel ndah..
tapi semo9a indah mendapat yan9 lebih la9i,amin..

wuih ngeselin bgt emang mba’ ndah SMS ntu..

bener kata chic, kirim aja ke surat pembaca..

moga cepet slesai ya mba’ ndah masalah na.. jd bs posting film yg di tonton :D

wow…mungkin mereka ga mau rugi kalee n bodo amat sm kliennya..yg penting uang masuk kemereka..duh, udahlah kak ga usah pake asuransi segala….kadang mang ngeselin, ga tnggung jwb mrka…protes besar2an di KOMPAS aja

yg sabar yg mbak… :)

asem tenan !
aku jadi ikut jengkel, kamu mendapat perlakuan seperti itu, Ndah.

Jd emosi jg bc sms managerx..pyuuuuhhh

Giliran mrka cari pelanggan cpt bgttt, smpi2 stp hari ke kantor dan akhirx tmn emi pun byk yg ikut tp giliran customerx ad masalah mrka ga peduli ga ad maintenancenya….
Kak i2 perlu dimasukkan ke surat kabar atw apa aja biar perusahaanx bs mengkoreksi sikap yg hanya manis di bibir aj but no action….

God ampuni mrka krn mrka tdk tau ap yg sdh mrka perbuat….God kuatkan kak Indah dlm menghadapi mslh ini…

Ttp semangat ya kak,,,cahhhyoooo…

iya nih.. jadi ikutan SEBEL, emang koq giliran menawarkan aja saben hari nongkrong dikantor begitu ada claim aja susaaahhnya..

masukin di Surat Pembaca KOMPAS aja mbak, biar 1 Indonesia Raya Tercinta ini baca dan menjadi pembelajaran kepada cust yang lain.. dari email & SMSnya aja kaya orang yang TIDAK PERNAH SEKOLAH..

yang sabar y mbak..

pantas kau jadi adikku ndah;)
gitu dong…. harus berani:D

hmm…
masih ada rupanya agent2 yg tidak profesional yah..yang penting kita sudah sesuai proesdur jadi sepantasnyalah kalo ito mengklaim yang menjadi haknya…
saya gak tahu kenapa koq sepertinya agent ini “kelebihan” duit yah…hehehe..apa dia dapat “benefit” dari kesalahan program asuransi yang ito beli…??? hahahha…you better check this out ito..jangan sampe ito dirugikan lagi di kemudian hari…

salam,

bonar
http://sihotang407.wordpress.com

darling….kadang ada baiknya kalau kita mengenal dengan baik agen kita, jadi dia mau membantu.

Bener kata teman teman, masukin surat pembaca deh …

moga moga masalahnya cepat kelar ya

waduh, jadi mikir-mikir lg nih… yg sabar ya mb, moga2 cepet klar.. kita tunggu progressnya, siapa tau bermanfaat buat kita smua :)

guys…

di sini saya juga lalai, kalau kita ikut asuransi benar2 perhatikan “kitab” yang dikasih sama asuransi itu segala peraturan dll. Jangan langsung percaya sama si agen, itu kesalahan fatalku gampang percaya sama orang

aku dah banyak paparkan di notes FB apa saja yang perlu diperhatikan, apalagi memilih agent asuransi itu sangat penting

Jangan dengan orang yang baru kamu kenal 3 bulan seperti aku, karena menganggap teman kost, dan bicaranya pun sangat santun dan manis

Hati2 aja dengan agen asuransi, pastikan dia menjelaskan produknya sejelas mungkin.

Tapi aku dah ngerasa baikan sekarang, baik fisik dan juga suasana hati.

Lega rasanya ga terpancing ngomong kasar seperti managernya itu…

Tinggal satu ganjalan saja, aku dah email minta no rek si agen biar aku transfer 2 jt-nya itu, tungguin sampe siang ga dibalas

Aku sms juga, dengan sesopan mungkin, ehh ga dibalas juga, jadi bingung maunya apa…

mmhh btw thanks untuk supportnya yahh

i love you guyssss…;)

buat mas Yeke (Mr. Keke) thanks for dropping by yahh
btw mas Yeke ini sepupu (dari pihak ibu pastinya), kalo dari bapak pasti Bang Keke hehheheuehueheee….

.
Sepuluh taon lebih sayah di bisnis inih, ndak pernah sekalipun sayah di komplen client…..

Nampaknya ada kemunduran Prudential dalam mentraining agen-agennya…..

Sangat mungkin terjadi, karena tiap agensi Prudential adalah berdiri sendiri, dan bersifat franchisse

Hi Indah.. syukurlah udah sehat dan suasana hati kembali baik, karena dari pertama baca postingan ini kok ya ikutan sakit hati dan mau advise juga soal Surat Pembaca itu.
Well.. Have a nice day..

Memang, kayaknya begitulah nasib client asuransi kesehatan di Indonesia, jadi kayak second class citizen.
Makanya, sampai saat ini saya belum mau ikut asuransi kesehatan or jiwa, mendingan ditabung aja di pos biaya darurat.
Salam kenal … !

dq gak rela ito-ku di gituin….gheeerrrrrrr

wah…wah…ngawur tenan itu….tulis aja mbak di media…buat pelajaran.

Bah… nggak proffessional banget itu orang ya …. kalau saya sih masalahnya agak beda waktu sakit kemarin di Cilegon, justru rumah sakitnya yang nggak mau terima asuransi saya, yang seharusnya kalau di Amerika atau Eropah saya nggak perlu bayar lagi…. rumah sakitnya yang langsung klaim ke asuransinya, tetapi di Cilegon nggak bisa, terpaksa harus bayar sendiri dulu kemudian di tagih ke asuransinya… tetapi mereka membayarkannya segera tanpa masalah.

BTW emang sakit apa Ito …?! sekarang udah sehat bukan…?!
Salam dari jauh………..

Sebenernya Asuransi+investasi seperti ini menggiurkan juga yah… tapi saya beberapa kali menemukan kisah pahit yang kurang lebihnya sama dengan yang mbak alami… Setelah di timbang-timbang akhirnya dulu aku pilih tabungan pendidikan untuk buah hati, gak hanya itu loh.. aku langsung mendapatkan premi asuransi secara gratis dari bank tersebut….
Sebaiknya uang itu memang di kembalikan saja mbak… kasihan juga si agen harus menrogoh kantong-nya sendiri walaupun ini juga karena kelalaiannya… berbesar hati saja mbak…

itulah sulitnya klo produk asuransi yang bias mbak, terkadang begitu kita sudah mengambil baru kita mengetahui celah-celahnya, makanya kemaren sewaktu saya hendak mengambil asuransi, saya bener-bener cecar abis-abisan dengan pertanyaan itu agen, untungnya bareng sama manajernya hingga mereka membuka sendiri kekurangan produknya.

Setelah itu saya masih tetap join paling nggak keputusan itu saya ambil setelah saya tahu resikonya

saya sayangkan komentar manajer itu, ini bisnis pelayanan dan kepercayaan, klo saya jadi atasannya saya jadiin tukang cuci piring aja dah orang itu wekeke..

Wah saya baru tahu segitunya kualitas para agen. Giliran uang mau tapi ngurusan nasabah kabur. Yah manusia maunya enak sendiri

Gue sih udah males Ndah.. temen SMP gue sekarang kerja di Prudential dan ritual dia tiap bulan itu adalah nelpon gue dan maksa-maksa gue (up to the point where it gets annoying) untuk ketemu.

Awalnya sih cuma mau ktemu karena mau ngobrol2, tapi pake nanya “Gimana lo sekarang katanya punya usaha ya? Trus nyokap lo bisnisnya berhasil ya?”

Gue jadi curiga nih org kalo ngga a) mo minjem duit, b)mo nawarin asuransi. Bener ajah, ternyata dia kerja di Prudential.

Trus sms2nya itu bikin gue bener2 eneg!!!

dari yang “Ther gue lagi pulang kerja nih, ktemuan yuk, gue ke rumah lo ya sekarang” sampe miskol2 pas gue lagi nyetir pun tetep gak mo ditutup tuh telpon!

Gue ngga ngerti apa seh yang diajarin Prudential ke karyawan2nya, mo jual asuransi apa mo neror orang?

Makanya gue nggak heran deh kalo banyak orang yang punya pengalaman buruk sama Prudential – keqnya udah jadi trademark perusahaan ini ngajarin karyawan2nya bertindak kasar.

Hi emang sih terkadang manusia ada yg lupa ada yg ngak, tp saya jg ngalami sendiri krn saya jg nasabah prodential waktu nawari uh…setiap hari dech..giliran kita klaim aja malah kita direpoti ya aku pernah bilang keagent ku, aku bayar perbulan telat aja itung hari di bel dipusat nah giliran gue kena musibah lama bngt mrk memproses syapa manusia yg ngak sedih toh uang kita sendiri kok mrk yg nahan kita tdk ngutang bo…ya aku bilang kemereka dasar ya emang tdk punya malu ya bnyk aja jawaban mrk ndah, krn diangap nasabah oon kali ye…jd hanya mrk doang yg pinter, jd kita ini yg waras ambil jalan ikhlas aja krn kita tdk ingin diangap sama ama mrk….semoga sabar ya aku jg seperti km kok,

Wah wah! Si agen itu udah salah, pertamanya pake sok-sok an berjiwa besar mau bertanggung jawab, tapi akhirnya menyesal dan mengeluarkan tanduk aslinya :-P

Sepertinya sih dia cerita ke managernya kejadian versi revisi dia :-P tapi ko si manager itu langsung percaya mentah2, dan ga pake konfirmasi langsung ngelabrak orang ya? Tindakan yang sangat tidak sesuai dengan levelnya sebagai seorang manager. Apalagi tindakan itu dia lakukan terhadap seorang klien. Ckckck…

Tapi, pantas lah manajer begitu agennya seperti itu. Cuocok kali mereka itu :-P Saya sangat setuju dengan keputusan mbak indah mengembalikan uang dan ganti agen. Sangat besar hati dan wise. Tapi hati2 memilih agen penggantinya ya, mudah2an dapet yg jauh lebih baik :-)

Hallo mbak….

Salam kenal ya. Saya juga agen pru. Dan saya sangat prihatin membaca cerita mbak…

Mbak, cerita mbak tadi di email ke customer service pru khan?
Apakah sudah ada follow upnya? Kalo belum saya akan kirim cerita mbak tadi ke manajemen pru.

Mbak, saya minta tolong donk, untuk update case mbak ini ke saya via email: danny_prasadja@yahoo.com

Saya sangat concern dengan masalah ini, dan terutama saya mau tahu respon pru, karena saya dan keluarga saya mendapat uang dapur dari bisnis ini, sehingga saya sangat terganggu dengan sikap agent2 seperti agent mbak n managernya itu.

Terima kasih mbak. Tuhan memberkati!

@ Danny

Sorry saya tidak balas japri ke email di sini saja y…

Update terakhir, saya switch ke PRu Med dengan bantuan seorang teman yang agent pru juga.

Saya sudah ditelpon dari cs pru dan meminta maaf, tapi saya mau tahu apa tindakan yang mereka ambil sebagai perusahaan asuransi sebesar prudential terhadap manager yang berperilaku seperti demikian.

Tapi sampai sekarang saya tidak mendapat kabar.

Memang saya switch ke Pru med, dan jatuh temponya nanti bulan November, seperti saya tidak mau melanjutkan asuransi ini

Saya sudah sedikit eneg dan muak dengan Pru.

Sorry to say that…

mudah-mudahan apa yang terjadi dengan saya tidak terjadi dengan nasabah anda juga ya..

Sukses Selalu..!!!!

Turut Prihatin dengan perlakuan agent atau atasannya ke Anda Ms Indah. Gak seharusnya seperti itu.

Dan kalau saya melihat, semua kembali kepada Attitude atau Sikap dari pribadi Agent / Manager tsbt. Attitude baik/buruk terlihat tatkala timbul suatu masalah, bagaimana merespon suatu masalah.

So apapun jabatannya ga begitu penting, yang perlu dilihat adalah ketulusan dan kejujuran para agent.

Yuk kita kerjasama untuk mengurangi terjadinya “penipuan” oleh Agent Asuransi dg menjadi calon nasabah yang “kritis” untuk bertanya. Dan Mungkin kalau ada waktu bisa baca DISCLAIMER di http://www.asuransi-prudential.com, disitu ada hal2 yg harus diketahui sebelum memiliki sebuah polis asuransi.

See You Again
Salam sukses selalu.

Turut prihatin….Prudential sbrnya bagus…tp lo unlucky dpt bad agent ky gt…Laporin aj tuh….

parah tu agent.nya
sebarin ke koran aja non

Itu mah manager kacangan…
masa omongan kaya gitu…

parah !!!!

masukin koran aja bos…
biar tau rasa tuh manager sial !!!!!

comment ke 33. artikel anda sangat menarik dan anda layak sebagai pemenang. dan we support you

Aku turut kecewa juga dgn sikap agent yg kurang memahami produk asuransinya….
semoga hal seperti ini jadi pembelajaran buat agen2 lainnya….
pahami produk dahulu, baru jual produk tersebut….

Leave a Reply

Indah Lagi Ngerasa :

My Unkymood Punkymood (Unkymoods)

Jadwal Indah “manggung”

February 2009
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
Click to view my Personality Profile page

Macem2nya Nihh

Arsip

yang terpleset masuk blog ini

  • 28,776 korban

Pages