Itinerary #PenangTrip 5D4N

 

Day -1 

nyampe di Penang malam, langsung check -in, bila masih ada tenaga titip Kalev sama mami papi kelayapan malam keliling George Town.

 

Day-2

Lari pagi/ bersepeda sekitar George Town

yang harus dilihat : 

  • Cheong Fatt Tze Mansion, buka pukul 11 pagi  – 3 sore
  • Lebuh Farquhar : St. George’s Churh, Cathedral Church, Court Building
  • Lebuh Light : Clock Tower, Town hall, Penang State Assembly building , Fort Cornwallis (benteng tua)
  • Pinang Peranakan Mansion
  • Jangan lupa minum cendol (yg katanya terenak) di Lebuh Keng Kwee, 600m dari hotel ( chulia Heritage Hotel)
  • Balik ke hotel, ngaso bentar ganti baju langsung menuju Streat Quay
  • Taman kupu-kupu
  • Tropical Spice Garden lalu ditutup dengan dinner dinner cantik di Restaurant Monkey Tree

Day – 3

  • Lari Pagi/ naik sepeda
  • Kek Lok si temple
  • Penang Hill 

Day -4

  • Medical Check Up
  • Sore-sore ke Gurney Drive, Hawker Center
  • Wat Chayamangkalaram

Day – 5

  • Lari pagi/ naik sepeda
  • ke daerah selatan George Town, Bank Street
  • Check out, titip tas di hotel, ambil hasil MCU
  • dari rumah sakit ke Chawrasta Market beli oleh-oleh 
  • ambil tas di hotel trus menuju kawasan Quensbay
  • Baru deh ke bandara pulang ke Jakarta

 

Ada masukkan mana yang wajib dikunjungi di penang, selain yag sudah disebut di atas?

Persiapan #PenangTrip 5D4N

Esensi dari Trip ke Penang kali ini adalah Medical Check Up (MCU). Di umur yang mulai menginjak kepala 3, rasa nya perlu kesadaran untuk melakukan MCU, dan ingin traktir orangtua sesuatu yang berbeda, MCU + + , MCU plus jalan jalan :)

Persiapan dari Trip ini :

  • Pilih rumah sakit di mana mau MCU, saya memilih Adventist Hospital, untuk booking bisa email ke wellness@pah.com.my  
  • Sebaiknya pesanlah 2 bulan sebelum waktu yang kamu inginkan, iya bener 2 bulan, karena padatnya jadwal MCU harus booking 2 bulan sebelumnya
  • Pilih Paket MCU , di Adventist Hosptal ada beberapa paket yaitu (rate 2013)

 PREMIER WELLNESS                                    
Package rate: RM 640-00  
•Physical Exam & Consultation by Wellness Doctor 
• Lab Tests for Blood & Urine (> 50 test parameters)* 
•Diabetes Screening – Fasting Glucose & HbA1c 
•Stool for Occult Blood 
•Chest X-ray 
•Ultrasound of Upper Abdomen 
•Stress ECG **
•Health Risk Appraisal (HRA) which includes:- 
o Lifestyle Evaluation & Aerobic Fitness Evaluation 
o Diet Recall & Consultation 
o Body Fat Analysis & Flexibility Test

SUPERIOR WELLNESS
Men Ladies 
Package rate: RM820-00 RM850-00 
•Physical Exam & Consultation by Wellness Doctor 
• Lab Tests for Blood & Urine (> 50 test parameters) * 

•Diabetes Screening – Fasting Glucose & HbA1c
•Stool for Occult Blood
•Chest X-ray
•Ultrasound of Upper Abdomen
•Stress ECG **
•Health Risk Appraisal (HRA) which includes:-
o Lifestyle Evaluation & Aerobic Fitness Evaluation
o Diet Recall & Consultation
o Body Fat Analysis & Flexibility Test
•Lung Function Test
•Glaucoma Test (Eye Pressure Check)
• DEXA Hip (Osteoporosis Screen)

Additional Test(s) included for;
Men
CEA (Tumour Marker- Colon)
Ladies
Ultrasound of Pelvis/ Lower Abdomen
CA 125 (Tumour Marker – Ovaries

GOLD WELLNESS
Men Ladies
Package rate: RM938.00 RM1088.00
•Physical Exam & Consultation by Wellness Doctor
• Lab Tests for Blood & Urine (> 50 test parameters)*
•Diabetes Screening – Fasting Glucose & HbA1c
•Stool for Occult Blood
•Chest X-ray
•Ultrasound of Upper Abdomen
• ECG ( Stress or Resting )**
•Health Risk Appraisal (HRA) includes:-
o Lifestyle Evaluation & Aerobic Fitness Evaluation
o Diet Recall & Consultation
o Body Fat Analysis & Flexibility Test
•Lung Function Test
•Glaucoma Test (Eye Pressure)
•DEXA Hip & Spine (Osteoporosis Screen)
•Helicobacter Pylori IGG
•CEA (Tumour Marker – Colon)

Additional Tests included for:
Men
PSA (Tumour Marker -Prostate)
Ultrasound of Pelvis/Lower Abdomen
Ladies
CA 125 (Tumour Marker – Ovaries)
Ultrasound of Pelvis/ Lower Abdomen
Mammogram (Breast X-ray) ORUltrasound Breasts
Pap Smear & Pelvic Exam by Wellness Doctor
NOTE:
1. Additional RM20 for Pap Smear & Pelvic
Exam by Consultant Gynaecology.
2. Ladies found to have dense breasts after a
Mammogram, are recommended to undergo
an Ultrasound Breast Scan. This additional
test will be charged separately.

SUPREME WELLNESS 
Men Ladies 
Package rate: RM 1,980.00 RM2,188.00
•Physical Exam & Consultation by Wellness Doctor
•Lab Tests for Blood & Urine (> 50 test parameters)*
•Diabetes Screening – Fasting Glucose & HbA1c
•Stool for Occult Blood
•Chest X-ray
•Stress ECG **
•Health Risk Appraisal (HRA) includes:-
o Lifestyle Evaluation & Aerobic Fitness Evaluation
o Diet Recall & Consultation
o Body Fat Analysis & Flexibility Test
•Lung Function Test
•Glaucoma Test (Eye Pressure)
•Audiometry (Hearing Test)
•DEXA Hip & Spine (Osteoporosis Screen)
• MRI Abdomen & Pelvis (without Contrast)
•Helicobacter Pylori IGG
•Hepatitis A Antibodies – IGG & IGM
•Hepatitis C
Heart Screening (Blood Test)
•High Sensitive C-Reactive Protein
•Homocysteine

Additional Tests included for:
Men
Male Cancer Profile:
PSA (Tumour Marker –Prostate)
CEA (Tumour Marker – Colon)
CA19.9 (Tumour Marker – Pancreas)
Ladies
Female Cancer Profile:
CA19.9 (Tumour Marker – Pancreas)
CA15.3 (Tumour Marker – Breast)
CA125 (Tumour Marker – Ovaries)
CEA (Tumour Marker – Colon)
Mammogram (Breasts X-ray)
Pap Smear & Pelvic Exam by Wellness Doctor
NOTE:
1. Additional RM20 for Pap Smear & Pelvic Exam
by Consultant Gynaecology.
2. Ladies found to have dense breasts after a
Mammogram, are recommended to undergo an
Ultrasound Breast Scan. This additional test
will be charged separately.

Kalau perempuan yang sudah punya anak/ atau perempuan yang sudah aktif dalam berkegiatan seksual minimum pilih yang paket superior, tapi kalau ga mau nanggung dan ada budget pilih yang gold, kalo duit bukan masalah buatmu pilih yang paling mahal :p

  • Pesan Tiket, untuk MCU sepertinya susah untuk beli tiket yang promo kursi gratis, kecuali situ mau MCU tahun depan. Saya belinya di harga normal se normal-normalnya :( .Mamipapi berangkat dari Medan dan Saya, Kalev dan Kak nit berangkat dari Jakarta, dan nantinya mamipapi ikut balik ke Jakarta. Kak Nit ikut untuk nemenin Kalev sewaktu emaknya MCU, tiket dan akomodasi dia bayar sendiri… Makasiiihh Kak Nit.. *peyukpeyukk*
  • Hasil MCU bisa diperoleh keesokan harinya, ini perlu diketahui untuk memesan tiket kembali.
  • Pilih – pilih mau nginap di mana. Di depan Adventist Hospital ada apartemen yang bisa disewa per kamar kira-kira 80RM per malam, tapi berhubung kami 5D4N, ada 3 pilihan, apartemen di depan rumah sakit, daerah George Town atau di dekat pantai Feringhi. Akhirnya diputuskan di George Town, dan sudah booking via Agoda di Chulia Heritage Hotel
  • Menyusun itinerary, bersepeda dan lari pagi di George Town sudah masuk list wajib untuk dilakukan, dan sekarang galau entah perlu bawa stroller untuk Kalev atau enggak. Semenjak Kalev berumur 1 tahun dan mulai bisa jalan, ini bocah ga pernah disorong-sorong lagi, kalau ke mall berkeliaran gitu aja, kalau capek ya kita pulang aja, emaknya ga mau repot. Nah setelah lihat-lihat sepertinya kami bakal banyak jalan kaki, kayanya Kalev yang belum genap 2 tahun ini bakal kecapean, ga mungkin aku suruh pulang sendiri ke hotel kalo dia capek jalan. Jadi sepertinya akan beli/ rental stroller. Stroller yang lama kemana,ndah? Udah saya jual di tokobagus.com bhihihihikkk :P
  • Persiapan lain ya yang standarlah.. sunblock, kacamata, sandal jepit, ke money changer beli RM,  dan telpon bank yang ngeluarin kartu kredit sebelum pergi, kalau bakalan melakukan transaksi di sana. untuk MCU bakalan gesek, ga tenang aja jalan-jalan bawa cash untuk MCU 3 orang, kalau hilang bisa guling-guling keliling George Town :p 

kami bertiga,( Mamipapi dan saya) MCU di hari ke-4, dan ternyata karena baru kali ini MCU 3 hari sebelum MCU tidak boleh makan daging merah

A.. A… Apaaaa?? ga boleh makan daging merah? Sebenarnya beberapa bulan terakhir ini saya tidak makan daging merah, makan ayam pun yang dada tanpa kulit, Ta.. taaapiii ini di Penang, surganya makanan enak berbabiiiikkkk. Tapi ingat tujuan utama trip ini adalah MCU, mari patuhi saja aturannya, dari pada dah rogoh kocek dalam-dalam tapi hasil data-nya ga akurat. Ya kan ya kan? Iya ajalah dari pada tambah manyun….. :)

Sebelum berangkat nanti saya share itinerary nya, tentunya di postingan berikutnya.. hookeehhh???? 

 

 

 

 

Stress???

Hari ini sepulang kerja saya mampir ke bubur ayam madura nya si om @Adityasani.

Mimpi apa saya bisa ngobrol sama orang stress, padahal dari awal saya sudah merasa ganjil dan aneh dengan temannya si Adit ini (padahal bukan temannya juga).

Dan sewaktu saya makin merasa ini orang pasti sakit, saya pura-pura izin ke mobil ngambil barang yang ketinggalan. Dan ternyata adit juga mengingatkan saya lewat DM. Dan sekembali dari mobil saya menyelamatkan diri dengan bergabung satu meja dengan @mondododo dan @chioo

Deeply inside my heart, I feel sorry for him. Sewaktu dia pamit pergi, saya nyeletuk : “he needs help.”

Perjalanan 30km pulang ke rumah, tanpa musik but i keep thinking about that guy.

YA…dia jelas sekali stress tapi belum gila. I can feel his bitterness, kecewa, hati yang hancur, clueless sampai dia tidak bisa mengatasi dirinya sendiri. Berjalan entah kemana, sampai dia bisa menclok di bubur ayamnya Adit, tanpa teman, mungkin orang menjauh darinya, just like what i did.

Mungkin setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda mengolah stress yang dihadapinya, saya berkaca kepada diri sendiri. Mungkin kalau saya membiarkan diri saya terbenam dengan segala kepahitan, kesedihan, mungkin saya bisa menjadi sama seperti orang stress tadi.

Tapi saya mulai berpikir lagi, apakah karena saya yang ‘hebat’ mengelola stress saya? Atau karena banyak orang yang berdiri dan berdoa buat saya?

Seperti postingan saya sebelumnya, apa itu dewasa, kita harus tahu untuk menghadapi diri kita sendiri. Kita tahu apa yang kita mau.

Bila saya kesal teramat sangat, di perjalanan pulang saya mampir toko buah dan membeli 1 kg manggis, melahap semua itu membuat saya merasa lebih baik.

Bila load kerja lagi gila, dan rasanya pingin meledak, saya menyisihkan 10 menit, untuk buka kontan.com cek NAB reksadana saya, menghitung aset, lihat harga emas. Dan sayapun otomatis semangat kerja lagi… Saya harus kerja lebih baik. Saya mau buktikan mereka ga salah pilih saya untuk posisi ini, dan saya memang pantas untuk mendapatkan gaji seperti yang dibayarkan setiap bulannya.

Kenali dirimu,.apa yang dimaui dirimu, itu sangat penting

Sewaktu hati ingin menangis sejadi jadinya, pingin merungkel di bawah selimut tidak ingin ketemu siapa-siapa. Dan akalpun harus tetap sehat, saya harus tetap berkarya, semua tanggung jawab pekerjaan harus diselesaikan, kalau saya nangis terus saya ga bisa konsen kerja, kalau ga konsen kerja, kerjaan ga beres saya sangat mudah didepak dari perusahaan ini, but hey… Ada Kalev lohh.. saya harus siapkan semua kebutuhannya, dana pendidikannya, dan juga tidak baik untuk perkembangannya bila melihat ibunya menangis.

Tapi masih boleh nangis kok, kamu sendiri yang mengerti kapan baiknya, dan di mana tempatnya (itu namanya dewasa dan sehat).

Malam ini saya sangat bersyukur untuk hidup saya,kalev sebagi alasan utama saya untuk kuat, buat mami papi yang walaupun jauh tapi saya tahu doanya tak pernah putus untuk saya dan Kalev, buat orang-orang yang membuat hidup saya lebih mudah (mbak, suster, Pak Dina yang bersihin rumput dan pohon) kakak dan abang saya yang selalu bisa diandalkan. Sahabat yang selalu siaga buat saya :)

Saya tidak tahu nama orang stress yang saya temui tadi, you are less fortunate than myself,But you are on my prayer tonight, Be brave and be strong, God will send someone to help you. GOD WILL HELP YOU!

Dewasa

Dibilang sudah dewasa kalau :

Tahu apa yang kamu mau,  tahu apa yang kamu ingin capai, bagaimana cara dan kapan kamu mau itu bisa tercapai.

Mengerti akan dirimu sendiri.

Kalau dirimu stress, kamu tahu apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya. Makan coklat?  nggowes sepeda? Atau beli manggis 1 kg, dihabiskan sendiri?? Yang terakhir sih itu ngomingin diri sendiri :) )

Sudah sadar akan dana darurat *terligwina :) )

Menyisihkan uang di awal gajian, dan menyiapkan dana darurat. Siapa tau keadaan di kemudian nanti.. Berharap yang terbaik dan siap untuk yang terburuk.

Sadar dana pensiun *lagi2terligwina

Ingin mempertahankan gaya hidup sampai usia uzhuurr nanti, saya tetap kece, bisa belanja belanji dan ga nyusahin orang lain

Bisa mengatur emosi diri,sewaktu kamu pingin jambak gigi orang, tapi kamu sadar itu tidak baik dan batal melakukannya.

Berani meminta maaf, kalau kamu salah, jangan tunggu nanti-nanti untuk meminta maaf.

Ga sembarangan nangis. Kamu akan berpikir berkali-kali untuk menangis, karena kamu tau efeknya tidak baik untuk orang lain dan juga dirimu sendiri.

Sekian pemikiran tentang dewasa yang terlintas sebelum tidur…

Dan pipis sudah lurus tidak termasuk kategori sudah dewasa.

Numbers Never Lie

Ohh dia kurus… Ohh saya gemuk… Mmhhh dia itu kaya loh… mmhh  akukan lagi keree….

Pengalaman saya, berinvestasi dan berolah raga itu beda-beda tipis.

Sewaktu saya ingin mulai berinvestasi, maka kesehatan keuangan saya perlu diperiksa terlebih dahulu, dan itu semua adalah angka. Berapa pendapatan saya, berapa pengeluaran saya, berapa asset saya, berapa yang bisa saya sisihkan untuk menabung dan berinvestasi setiap bulannya, tujuan saya apa, dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut,semuanya itu adalah ANGKA.

Image

Begitu juga sewaktu saya mulai bergabung di klub kebugaran, sayapun harus memeriksa kondisi tubuh saya. Berapa tinggi, berat badan, kadar lemak, usia fisik saja dan lain-lain. dari data tersebutlah kemudian saya mulai menentukan target, dan mencari jalan dan cara untuk mencapai tujuan saya, dan lagi-lagi itu adalah ANGKA.

Entah kenapa, bicara dengan angka lebih membuat saya termotivasi ketimbang stress.

Beberapa kenalan di klub kebugaran merasa apa yang saya lakukan membuat stress, saya selalu menghitung perkiraan kalori yang masuk ke badan saya dan berapa kalori yang yang sudah terbakar, dan berapa minus kalori yang saya butuhkan per hari, agar badan saya melangsing.

Karena melangsing juga perkara matematika, pingin melangsing berarti kalori yang masuk harus lebih kecil dari kalori yang keluar.

Karena angka tidak pernah berbohong, maka saya mempercayakan semua kepada angka. Apa itu kaya, apa itu mapan, apa itu langsing, apa itu sehat, apa itu besar , apa itu kecil, dan lainnya..

‘Ohh dia kaya lohhh…. gajinya gede lohh, 20 jtan, sudah kerja 9 tahunan, dia banyak duit”

Yakin loe??? kamu harus cek, gaji 20jtan sudah punya asset apa kalau sudah kerja 9 tahun? bagaimana dengan gaya hidup? ehh jangan-jangan dia punya hutang kartu kredit karena kemarin habis belanja ke Singapore, maen gesek aja dan bayarnya pun harus dicicil.. duhhh itu mah bukan kaya… tapi KEREEEEE….  :)

Saya belajar di tempat kerja, tidak boleh mengatakan sesuatu yang di awan-awan. Semua harus jelas. Berapa target tahun ini, berapa target per quartal, berapa target per bulan, dan lagi-lagi.. apa yang harus kita lakukan untuk mencapai target itu.. semua itu harus jelas.. dan yang jelas adalah ANGKA.

So.. apa kamu tahu kenyataan hidupmu dalam bentuk ANGKA ??? :) )

Ada apa dibalik ‘kesialan’?

Setiap yang tidak enak itu ada ujungnya, entah makin tidak enak atau berubah menjadi lebih baik.

Tapi saya percaya, ada pelangi setelah hujan.

Yang disebut kesialanpun bisa berubah menjadi keberuntungan, itulah hidup.. Semua serba misteri….

Dulu awal ketemu dengan si bapak ini, saya tidak ada gambaran karakternya seperti apa, gayanya… Atau jujurnya tidak ada yang mengingatkan betapa ‘menakutkan’ untuk berurusan dengan dia.

Pertama kali ketemu di sebuah mall, betapa shock saya melihat penampilannya. Di bayangan saya, saya akan bertemu dengan seorang laki-laki paruh baya, dengan stelan jas yang rapi.

Tapi yang saya temui, seorang bapak-bapak (tidak gendut) pakai celana jeans, kaca mata hitam disangkutkan di kepala, kemeja keluar dengan lengannya digulung.

Sayapun memperkenalkan diri sambil menyodorkan tangan untuk berjabat tangan.

Itulah awal pertemuan saya dengan boss, bossnya saya. Boss untuk wilayah Asia tenggara. Ketika visit retail di sebuah mall.

Saya baru bergabung 1 bulan, dan jumlah pegawai di sini baru 2 orang, si teman ga kasih bocoran bagaimana karakter si bapak, si boss juga ga beritahu bossnya dia seperti apa.

Sayapun ‘kenyang’ ketemu si bapak ini, ditanya segala macam hal tentang penjualan, competitor, peluang ke depan dan lain-lainnya. Persoalannya dia akan menanyakan pertanyaan selanjutnya tanpa ‘mengijinkan’ saya untuk menarik nafas setelah menjawab pertanyaan sebelumnya. Dan kepala ini harus berpikir dobel, jawabannya dan bahasa inggrisnya.

Perjalanan dari kuningan ke harmoni, menuju kantor distributor untuk meeting terasa begitu lama.

Dan saya tetap belum tersadar seutuhnya bagaimana si bapak ini, sewaktu beliau menanyakan : ‘kamu ada turunan cina?’ dengan santainya saya menjawab : ‘tidak, apakah itu menjadi masalah?’ dan diapun terdiam.

Dan juga pertanyaannya :’kamu digaji berapa?’ sigeblek ini menjawab sambil disambung : ‘kenapa pak, mau ditambahi?’ jawaban bodoh macam apa itu… Karna sibapak langsung nyambar ‘apakah itu kurang? Karena saya tidak mau pegawai saya berkekurangan.’ Dengan lugas saya menjawab ‘cukup,  Pak’

Dari pegawai cuma berdua, dan sekarang ber-6. Saya yang paling ‘beruntung’ selalu punya kesempatan berurusan dengan bapak ini. Walaupun kedatangannya ke Jakarta tidak lebih dari 3x dalam setahun.

Dan setiap kali rencana kedatangannya diberi tahu, saya sampai termimpi-mimpi.

Setelah 2 tahun bergabung, banyak hal yang terjadi dalam hidup saya. Saya menyukai pekerjaan saya, boss saya begitu baik, tidak ada alasan untuk mencari pekerjaan lain, kecuali kebutuhan akan pendapatan yang lebih.

Sayapun sudah menandatangani kontrak kerja di tempat baru. Dan saya menanti kedatangan boss di Jakarta untuk memberikan surat pengunduran diri, dan bertepatan untuk kunjungannya kali ini bersama dengan si bapak.

Buat saya untuk memberitau pengunduran diri 100x lipat lebih susah, gelisah dan menegangkan dibandingan sebuah wawancara pekerjaan.

Saya berencana memberitau rencana ini di hari terakhir kunjungan mereka. Dan 2 hari pertama saya jalani seperti biasa, meeting ini itu, diskusi ‘normalnya’ dengan si bapak.

Walaupun saya sudah tahu, tidak ada obrolan yang berakhir santai dengan si bapak ini, entah kenapa saya tetap ngajak ngobrol, rasanya canggung aja kalau diem-dieman.

Perjalanan dari harmoni menuju hotel mulia setelah jam kerja adalah perjalanan yang sesuatu bangettt macetnya. Kami bertiga di taxi diam membisu. Lalu sayapun mulai bercerita, kalau minggu lalu saya mengikuti sebuah seminar keuangan di gedung ini, sambil saya menunjuk sebuah gedung di dekat bunderan HI. Dan ternyata dari omongan saya itu jadi obrolan yang sangat panjang dan dalam yang tidak habis dibahas sampai kami turun taxi dan sampai di lobby hotel.

Mulai dari beliau bertanya apa isi seminarnya, siapa yang mengadakan, kamu bayar atau tidak.
Sampai kami berdebat mengenai kenaikan biaya pendidikan di Indonesia. Si bapak tidak percaya kalau di sini kenaikan per tahun itu bisa 20%. Dan sayapun bukan tipikal yes sir, atau nggeh2 doank.. Kalau saya tahu benar saya tetap ngotot (tipikal perpaduan wanita cerdas dan keras kepala :p) . Bahasan sampai nilai index, inflasi, bunga deposito, investasi, harga rumah. Pokoke pembahasan panjang di tengah kemacetan.

Entah menyesal membuka pembahasan tersebut, entah beruntung bisa berdiskusi dengan orang sepintar beliau :p susah dideskripsikan.

Setelah selesai meeting bertiga di mulia, sayapun pulang, dan sampai di rumah saya sms si boss menanyakan agendanya besok pagi, kalau kosong saya ingin bertemu sewaktu sarapan.

Saya tidak bisa tidur, gelisah memikirkan bagaimana menyampaikan ke boss saya. Dia begitu baik.

Pagi-pagi sesampainya di hotel Mulia, saya menunggu si boss setengah jam. Di antara tegang dan sambil menikmati pemandangan expat2 ganteng berlalu lalang di depan mata :p

Ternyata si boss sudah menebak, waktu saya berkata ‘kamu jangan marah ya…’ dan beliau langsung nyahut ‘kamu mau mengundurkan diri?’ dan wajahnya langsung berubah.

Kamipun menuju tempat entah di lantai berapa itu, sejenis executive longue atau apa.. Semuanya expat dan semuanya tampang boss. Cuma saya aja kacung kampreett yang datang ke hotel mulia naik omprengan dari Bekasi.

Berbicara 40 menit dengan si boss, tidak berhasil menemukan titik temu, boss berusaha untuk menahan, tapi saya tunjukkan ke beliau saya sudah tanda tangan di tempat baru. Ngalor ngidul tanpa ada yang jelas.

Dan si bapakpun muncul, dengan pakai sepatu kets, jeans dan polo shirt, sangat mencolok mata dibanding semua manusia di ruangan itu yang berpakaian stelan rapi.

Tanpa mengerti ketegangan obrolan kami, si bapak bergabung di meja. Sambil menyapa, mengambil posisi duduk yang nyaman, lalu nyeletuk bertanya ke saya ‘apa kah menikmati bekerja di sini?  beliau menyebutkan nama perusahaan kami. Boss saya pun menjawab ‘dia sedang mengajukan penduran diri’

Bila dengan boss saya 40 menit kami tidak mendapatkan ujung pembicaraan yang jelas, tapi dengan si bapak hanya butuh waktu tidak sampai 10 menit. Dan sayapun memutuskan untuk tetap bekerja di perusahaan ini.

Bila sebelumnya saya merasa kok cuma saya yang selalu berurusan dengan si bapak, kenapa saya yang harus sampai termimpi-mimpi bila si bapak mau datang, mungkin parahnya,  kenapa saya yang paling sial di antara teman kantor yang lain.

Ternyata segala yang saya anggap ‘kesialan’ menjadi suatu keberuntungan. Saya bisa negoisasi gaji baru langsung dengan boss asia
Tenggara, dan mungkin yang diberikannya melebihi kapasitas yang dapat ditawarkan boss saya.

Yang saya anggap kesialan ternyata menjadi menjadi kesempatan saya untuk dikenal oleh si bapak, ternyata selama ini beliau menilai saya.. Sampai sangaattt detail, beliau menjelaskan kenapa saya dipertahankan, apa yang dia lihat dari seorang indah sitepu dari semua obrolan dan perdebatan kami. (saya pun sangat tersanjung dan terharuuuuu…).

Dan beliaupun menantang agar saya bisa menunjukkan performa kerja yang lebih baik lagi.

Saat itu saya sedang menghadapi persoalan pribadi yang teramat pelik, tetapi saya percaya dalam hidup tak semuanya gelap pasti ada cahaya dari satu sisi kehidupan. Sewaktu saya merasa diperlakukan seperti sampah oleh seseorang dan saya percaya Tuhan memberikan penghiburan dan pernyataan melalui pujian dari seorang yang menurut saya sangat senior. Yang membuat saya tetap bisa bediri tegak. Bahwa saya adalah ciptaanNya yang berharga.

Dan saya belajar tidak ada yang namanya sial, kita tidak tahu proses apa yang kita hadapi, Ada apa nantinya dibalik kesialan kita, semua misteri.

Sekarang saya masih menjalani persoalan pribadi yang saya bilang pelik tadi, tapi dengan pengalaman perkara ‘kesialan’ yang saya hadapi dengan si bapak. Saya melihatnya dari sisi yang berbeda. Saya tidak mengasihani diri saya, Sayapun tidak sabar, kejutan apa yang sedang Tuhan siapkan buat saya, dibalik masalah ini ;)

Safe Deposit Box

Rencana untuk membuka SDB ( safe deposit box) sudah ada dari awal tahun, tapi baru terlaksana Desember ini, ga perlu ditanya kenapa, pasti terlalu banyak alasan :p

Dengan sok PD tanpa telepon untuk konfirmasi ketersediaan SDB saya langsung meluncur ke Plaza Mandiri di gatsu. Ternyata semua ukuran sudah full, padahal menurut saya di sini yang paling nyaman untuk SDB, karena berada di basement dan tersendiri, beda dengan cabang lain.

image

Karena penuh saya pun dianjurkan ke cabang patrajasa ( tidak semua cabang tersedia SDB )

Membuka SDB sangatlah mudah, kalau di Bank Mandiri, cukup punya rekening, bawa KTP dan pasfoto. Kita juga bisa menunjuk 2 orang kuasa, jadi bisa kuasa yang kita tunjuk untuk mengambil atau menaruh barang.

image

Biayanya pun cukup terjangkau, ukuran mini 200rb, kecil 400rb ( per tahun) yang lumayan itu uang jaminannya 750rb. Ini kalau2 kunci yang dipinjamkan ke kita hilang, jadi harus dibobol dan uang jaminan kita hangus.

Kalau saya pilih yang mini saja, berhubung yang disimpan juga mini hehehehehe… :p tapi ukuran mini tidak bisa menyimpan dokumen, lebarnya setengah dari ukuran kecil.

Dokumen apa saja yang perlu disimpan di SDB?

Akte pendirian perusahaan
Akte tanah
Akte rumah
Surat BPKB
Dll

Saya rasa saya belum perlu, masa yntuk nyimpan BPKB namah 200rblagi, sedangkan ruma belum ada aktenya (belum lunas :p )

Nah tergantung kebutuhan apa saja yang mau disimpan. Kalau perlu menyimpan surat berharga minimum pilih yang ukuran kecil. Saya sih cuma mu nitip emas upilan (bukan batangan). Tabungan buat masuk TK n SD Kalev, juga beberapa kado waktu Kalev lahir.

Walaupun jumlahnya tidak banyak, karena sewaktu saya susun di box terasa sangat kosong (padahal ukuran mini hehehehe), saya rasa sangat penting. Bayangin aja kalau hilang, nangis guling-guling dah emaknya Kalev.

Belajar dari pengalaman kakak sendiri, semua emasnya ludes digondol kucing rampok, kadang bukan saja secara nilai uangnya, tapi nilai sejarah, pemberian ortu sewaktu menikah, anak lahir, kado-kado dari teman (emas pastinya).

Nah kamu bagaimana?
Sudah buka SDB belum? ;)